Call: 082194025815 | Email: officialspeframks@yahoo.com

Smp Frater Makassar Wajibkan Murid Katolik Mengikuti Legio Mariae Sebagai Sarana Pembinaan Iman Dan Karakter

SMP Frater Makassar Wajibkan Murid Katolik Mengikuti Legio Mariae sebagai Sarana Pembinaan Iman dan Karakter

SMP Frater Makassar Wajibkan Murid Katolik Mengikuti Legio Mariae sebagai Sarana Pembinaan Iman dan Karakter

Makassar, Tahun Pelajaran 2026/2027 – SMP Frater Makassar menetapkan kebijakan baru dengan mewajibkan seluruh murid yang beragama Katolik menjadi anggota Legio Mariae Junior sebagai bagian dari program pembinaan iman dan pendidikan karakter di sekolah. Kebijakan ini mulai diberlakukan pada Tahun Pelajaran 2026/2027 sebagai bentuk komitmen sekolah dalam membentuk peserta didik yang unggul dalam iman, akhlak, dan prestasi.

Pada tahun-tahun sebelumnya, keanggotaan Legio Mariae hanya diperuntukkan bagi murid yang memilih kegiatan tersebut sebagai ekstrakurikuler. Namun, mulai tahun ajaran ini seluruh murid Katolik diwajibkan bergabung agar mendapatkan pembinaan rohani secara lebih menyeluruh dan berkesinambungan.

Kepala SMP Frater Makassar, Fr. Rui Da Costa Camoes, HHK, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari implementasi visi sekolah dalam membangun karakter peserta didik berdasarkan nilai-nilai Kristiani serta semangat Fraternitas (persaudaraan), Humilitas (kerendahan hati), dan Perseverantia (ketekunan).

Selain memperdalam kehidupan iman melalui doa, refleksi, dan karya pelayanan, kegiatan Legio Mariae diharapkan mampu membentuk pribadi murid yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Dalam setiap pertemuan, para anggota menerima berbagai tugas pelayanan yang dibagikan oleh ketua atau perwira Legio, sehingga mereka belajar melaksanakan tanggung jawab dengan penuh kesungguhan serta mengembangkan semangat solidaritas terhadap sesama.

Kegiatan atau rapat mingguan Legio Mariae dilaksanakan setiap hari Jumat pukul 07.10–08.30 WITA di Aula SMP Frater Makassar. Selama rapat berlangsung, para anggota mengikuti doa bersama, laporan pelaksanaan tugas, pembinaan rohani, serta pembagian tugas pelayanan untuk pekan berikutnya.

Sementara itu, murid yang beragama non-Katolik tetap memperoleh kegiatan pembinaan yang bermanfaat. Mereka memanfaatkan waktu tersebut untuk mengikuti program literasi membaca di kelas masing-masing dengan pendampingan wali kelas. Program ini bertujuan menumbuhkan budaya membaca, meningkatkan kemampuan literasi, serta memperluas wawasan peserta didik.

Mengenal Legio Mariae

Legio Mariae merupakan organisasi kerasulan awam dalam Gereja Katolik yang didirikan oleh Frank Duff di Dublin, Irlandia, pada tahun 1921. Organisasi ini mengajak para anggotanya untuk bertumbuh dalam kehidupan rohani dengan meneladani Bunda Maria melalui doa, pelayanan, dan karya kasih kepada sesama. Legio Mariae telah berkembang di berbagai negara dan menjadi salah satu gerakan kerasulan yang aktif dalam mendukung misi Gereja.

Di lingkungan sekolah, para murid tergabung dalam Legio Mariae Junior, yaitu kelompok Legio yang diperuntukkan bagi anak-anak dan remaja. Melalui pembinaan yang disesuaikan dengan usia mereka, para anggota dibimbing untuk semakin mencintai Tuhan, menghormati Bunda Maria, memiliki semangat pelayanan, serta berani menjadi saksi Kristus dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Dengan diberlakukannya program ini, SMP Frater Makassar berharap seluruh murid Katolik tidak hanya berkembang dalam aspek akademik, tetapi juga semakin matang dalam kehidupan iman, memiliki karakter yang kuat, disiplin dalam menjalankan tanggung jawab, serta tumbuh menjadi pribadi yang peduli, mampu bekerja sama, dan siap melayani sesama. Program ini sekaligus menjadi salah satu wujud nyata pendidikan Katolik yang mengintegrasikan pembentukan spiritual, karakter, dan kepemimpinan sejak usia dini.

 

Share: