Call: 082194025815 | Email: officialspeframks@yahoo.com

Pelangi Alam Di Dalam Puding Kreasi Puding Berlapis Siswa Kelas 8 Dalam Projek P8

Pelangi Alam di Dalam Puding ~ Kreasi Puding Berlapis Siswa Kelas 8 dalam Projek P8

Pelangi Alam di Dalam Puding ~ Kreasi Puding Berlapis Siswa Kelas 8 dalam Projek P8

Jumat, 31 Juli 2026, seluruh siswa kelas 8 tengah melaksanakan salah satu rangkaian Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P8) dengan tema "Pelangi Alam di Dalam Puding", sebuah kegiatan yang memadukan pelajaran IPA, matematika, PJOK, dan bahasa Indonesia dalam satu praktik yang menyenangkan: membuat puding berlapis.

 Projek ini mengangkat tema besar zat aditif alami dengan dimensi kesehatan, serta topik kreasi pewarna dari bahan-bahan alami. Alih-alih menggunakan pewarna makanan buatan, siswa diajak memanfaatkan empat bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar mereka, yaitu gula merah, ubi ungu, daun pandan, dan buah naga. Keempat bahan tersebut diolah sedemikian rupa hingga menghasilkan warna-warna alami yang cantik: cokelat keemasan dari gula merah, ungu lembut dari ubi ungu, hijau segar dari daun pandan, serta merah muda dari buah naga.

Kolaborasi Empat Mata Pelajaran

Yang membuat kegiatan ini istimewa adalah keterlibatan empat mata pelajaran sekaligus, yaitu PJOK, IPA, Matematika, dan Bahasa Indonesia, yang masing-masing memberikan sudut pandang berbeda terhadap satu kegiatan yang sama.

Pada mata pelajaran PJOK, siswa diajak memahami cara memilih dan mengonsumsi makanan sehat. Materi ini dikaitkan langsung dengan salah satu poin dalam gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, sehingga siswa tidak hanya membuat puding, tetapi juga memahami mengapa memilih bahan pangan yang sehat dan alami itu penting bagi tubuh.

Pada mata pelajaran IPA, siswa mempelajari penerapan zat aditif alami sebagai pewarna makanan. Mereka mengamati sendiri bagaimana ubi ungu dapat menghasilkan warna ungu, daun pandan menghasilkan warna hijau, gula merah menghasilkan warna cokelat, dan buah naga menghasilkan warna merah muda, sekaligus memahami proses sederhana di balik perubahan warna tersebut.

Pada mata pelajaran Matematika, tantangan justru muncul dari cara menyusun puding itu sendiri. Setiap lapisan puding tidak dituang secara asal, melainkan disusun berdasarkan pola bilangan matematika yang telah ditentukan oleh masing-masing kelompok, sehingga siswa perlu berpikir logis dan teliti agar lapisan puding tersusun sesuai pola yang benar.

Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, seluruh pengalaman tersebut kemudian dituangkan ke dalam bentuk tulisan. Siswa menyusun laporan hasil observasi berdasarkan kegiatan pembuatan puding yang telah mereka lakukan, mulai dari alat dan bahan, proses pembuatan, hingga hasil akhir dan kesimpulan yang mereka peroleh dari pengalaman tersebut.

Kerja Sama dalam Kelompok

Kegiatan ini berlangsung di aula sekolah dan dilaksanakan secara berkelompok. Setiap kelas dibagi menjadi tiga kelompok, di mana masing-masing kelompok bertanggung jawab menyiapkan bahan, mengolah pewarna alami, menyusun lapisan puding sesuai pola bilangan yang telah dirancang, hingga menyusun laporan hasil observasinya sendiri. Suasana kerja sama, diskusi, dan sesekali tawa mewarnai jalannya kegiatan, sementara para guru dari keempat mata pelajaran berkeliling memandu dan memastikan setiap tahapan berjalan sesuai tujuan pembelajaran.

Belajar yang Bermakna dan Menyenangkan

Melalui Projek P8 "Pelangi Alam di Dalam Puding" ini, siswa kelas 8 tidak hanya belajar membuat puding berlapis yang cantik dan lezat, tetapi juga memahami konsep pola bilangan, zat aditif alami, pentingnya pola makan sehat, serta melatih keterampilan menulis laporan ilmiah sederhana. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran lintas mata pelajaran dapat dikemas secara sederhana, menyenangkan, dan tetap sarat makna, sekaligus menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak dini kepada para siswa.

Share: