Call: 082194025815 | Email: officialspeframks@yahoo.com

Gracelya Tryada Tandirerung Pembawa Baki Paskibra 2026

Gracelya Tryada Tandirerung, Pembawa Baki Paskibra 2026

Gracelya Tryada Tandirerung, Pembawa Baki Paskibra 2026

Gracelya Tryada Tandirerung, yang akrab disapa Grace, merupakan siswi kelas IX St. Yoseph Pekerja SMP Frater Makassar yang dipercaya menjadi pembawa baki Paskibra Tahun 2026 dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Grace berasal dari SD Hangtuah Makassar. Ia memiliki latar belakang keluarga dari Toraja dan Makassar. Selama menempuh pendidikan, Grace aktif dalam berbagai kegiatan. Ia pernah mengikuti Pramuka ketika di sekolah dasar dan aktif dalam OSIS. Di SMP Frater Makassar, ia mengembangkan minat dan bakatnya melalui kegiatan ekstrakurikuler menari, Paskibra, dan English Club. Di luar kegiatan sekolah, Grace memiliki hobi menari dan mendengarkan lagu.

Grace merupakan anak ketiga sekaligus anak bungsu dari tiga bersaudara, putri dari Samuel Mandoa Tandirerung dan Debora Matande.

Cinta Tanah Air Menjadi Motivasi

Keikutsertaan Grace dalam Paskibra 2026 dilandasi oleh rasa cinta kepada tanah air. Baginya, menjadi bagian dari Paskibra merupakan kesempatan untuk berpartisipasi secara langsung dalam perayaan kemerdekaan Indonesia.

Saya memiliki rasa cinta tanah air sehingga ingin berpartisipasi dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia,” ungkap Grace mengenai motivasinya mengikuti Paskibra.

Kepercayaan sebagai pembawa baki menjadi pengalaman istimewa bagi Grace. Saat terpilih, ia mengaku merasa senang, bangga, sekaligus terharu. Menurutnya, tugas tersebut bukan sekadar sebuah peran dalam upacara, melainkan sebuah kepercayaan dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya.

Grace menyadari bahwa kepercayaan tersebut menuntut kesiapan, ketelitian, dan tanggung jawab. Karena itu, ia berkomitmen memberikan yang terbaik serta menjalankan tugas dengan penuh kesungguhan.

Lega dan Bangga Setelah Menjalankan Tugas

Setelah menyelesaikan tugas sebagai pembawa baki, Grace merasakan kelegaan sekaligus kebanggaan dan rasa syukur. Rasa gugup dan takut melakukan kesalahan yang sempat muncul sebelum menjalankan tugas perlahan berubah menjadi kebahagiaan setelah seluruh rangkaian berjalan dengan baik.

Bagi Grace, pengalaman tersebut merupakan salah satu pengalaman berharga selama menjadi pelajar. Momen itu tidak hanya melatih keberanian dan kedisiplinan, tetapi juga mengajarkannya tentang arti kepercayaan, tanggung jawab, dan ketekunan.

Ia berharap generasi penerus Paskibra SMP Frater Makassar dapat melanjutkan tugas tersebut dengan penuh tanggung jawab, percaya diri, dan disiplin.

Jangan takut untuk mencoba dan teruslah berlatih agar bisa memberikan yang terbaik. Semoga generasi berikutnya dapat melanjutkan tugas ini dengan lebih baik dan menjadikan pengalaman ini sebagai sesuatu yang membanggakan,” pesannya.

SMP Frater Adalah “Rumah”

Ketika diminta menggambarkan SMP Frater dalam satu kata, Grace memilih kata “Rumah.”

Baginya, SMP Frater bukan hanya tempat untuk memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang untuk bertumbuh, mengembangkan diri, memperoleh berbagai pengalaman, dan membangun kenangan bersama teman-teman serta para guru.

Bagi Grace, perjalanan selama menjadi bagian dari keluarga besar SMP Frater Makassar telah memberikan banyak pengalaman yang akan menjadi bekal berharga dalam melanjutkan pendidikan dan menata masa depan.

Kisah Grace sebagai pembawa baki Paskibra 2026 menjadi gambaran bahwa keberanian untuk mencoba, disiplin dalam berlatih, dan kesediaan menerima tanggung jawab dapat menjadi langkah penting dalam membentuk karakter seorang pelajar. Dari lapangan upacara, Grace belajar bahwa sebuah kepercayaan harus dijawab dengan tanggung jawab dan memberikan yang terbaik.

Share: