BUDAYA 5S DAN HARI PERTAMA MASUK SEKOLAH DI SMP FRATER MAKASSAR
SALAM FRATERNITAS, HUMILITAS, PERSEVERENTIA
Dipagi yang cerah hari pertama masuk sekolah para murid mulai berdatangan masuk ke pintu gerbang SMP Frater yang beralamat di Jalan Muh.Thamrin No.3 Makassar. Para murid diantar langsung oleh orang tua/wali dan yang lain memakai kendaraan umum. Para murid disambut hangat “Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun” dengan penuh persaudaraan oleh Frater dan bapak ibu guru yang berjejer di pintu masuk. Frater dan bapak ibu guru menunggu dan menyambut para murid dengan salam dan senyum ramah. Para murid langsung menuju kelas masing masing yang telah di bagi saat MPLS. Tepat pada pukul 07.10 para murid bergegas menuju kelapangan upacara SMP Frater. Seperti biasanya sebelum ada instruksi dari guru piket, mereka sudah kelihatan rapi berbaris kecuali para murid baru yang masih bingung tempat mereka untuk berbaris. Namun dengan cepat dan tanggap OSIS SMP Frater segera mengatur adik adik mereka yang baru ini. Upacara benderapun mulai dilaksanakan. Upacara bendera hari pertama ini ditangani oleh OSIS yang di nahkodai oleh Pembina OSIS Ike Ary, S.Pd., Gr. bersama Tim Pembina OSIS.
Upacara Bendera di hari pertama masuk sekolah ini dipimpin langsung oleh Kepala sekolah Fr. Rui Da Costa Camoes, S.Kom., Gr. Dalam amanatnya Fr. Rui (sapaan akrab) menegaskan pentingnya para murid dan bapak ibu guru serta pegawai menghayati motto sekolah “Fraternitas (Persaudaraan), Humilitas (Kerendahan Hati), Perseverantia (Ketekunan). Fraternitas dimana kita semua komponen sekolah adalah bersaudara yang tidak membedakan suku, agama, ras, dan golongan serta tidak ada tindakan perundungan antar sesama. Kita selalu menjaga persaudaraan yang kokoh. Humilitas adalah kerendahan hati. Kita harus rendah hari. Jangan berlaku sombong sekalipun pintar, selalu berbagi dan merasa diri sama dengan orang lain. Perseverantia adalah ketekunan. Orang yang sukses harus bekerja keras, belajar rajin tidak hanya menunggu dan menonton saja tapi melangkah untuk meraih cita cita. Pembina upacara dalam amanatnya diakhiri dengan tepuk tangan dari peserta upacara serta ucapan selama belajar untuk para murid dan selamat mengajar untuk para guru. Upacara bendera ditutup dengan doa. Para murid dengan tertib menuju ke kelas masing masing untuk mulai belajar.
